Pendampingan Pelaksanaan Integrasi Layanan Primer (ILP) di Pustu dan Posyandu di Desa Kalirancang
Pendampingan Pelaksanaan Integrasi Layanan Primer (ILP) di Pustu dan Posyandu di Desa Kalirancang
Alian -- Puskesmas Alian melaksanakan kegiatan Pendampingan Pelaksanaan Integrasi Layanan Primer (ILP) di Puskesmas Pembantu (Pustu) dan Posyandu Desa Kalirancang pada Kamis, 22 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan teknis untuk memastikan penyelenggaraan pelayanan kesehatan dasar berjalan optimal, terstandar, dan terintegrasi berdasarkan siklus hidup.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Anifatun Mu’asyaroh, S.K.M. (Petugas Promosi Kesehatan) dan Juwita Tanjung, A.Md.Keb. (Bidan Desa Kalirancang), dengan sasaran kader Posyandu bidang kesehatan dan Tim Forum Kesehatan Desa (FKD). Pendampingan bertujuan meningkatkan kapasitas kader dan Tim FKD dalam mendukung pelaksanaan ILP serta memperkuat koordinasi lintas unsur dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di tingkat desa.
Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pembinaan mengenai alur pelayanan kesehatan terintegrasi, pelaksanaan skrining kesehatan, pencatatan dan pelaporan, serta penguatan peran kader dalam memberikan pelayanan kepada seluruh kelompok umur. Pelaksanaan ILP menekankan pendekatan berdasarkan siklus hidup, mulai dari ibu hamil, bayi dan balita, anak usia sekolah dan remaja, usia dewasa, hingga lanjut usia, sehingga kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat dapat dipenuhi secara lebih menyeluruh.
Pendampingan di Pustu difokuskan pada penguatan fungsi Pustu sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat desa yang mendukung kegiatan promotif, preventif, dan kuratif sesuai kewenangan. Sementara itu, pelayanan Posyandu diarahkan agar semakin terintegrasi dengan menggabungkan berbagai layanan kesehatan yang sebelumnya berjalan melalui program terpisah, seperti kesehatan ibu dan anak, kesehatan remaja, pelayanan usia dewasa dan lanjut usia, serta pencegahan dan pengendalian penyakit menular maupun penyakit tidak menular.
Selain pelayanan di fasilitas kesehatan, kader juga didorong untuk melaksanakan kunjungan rumah secara rutin maupun khusus sesuai kebutuhan. Kegiatan ini meliputi pendataan sasaran, pemantauan kondisi kesehatan masyarakat, pengingat kepatuhan minum obat bagi warga yang membutuhkan, serta identifikasi tanda bahaya yang memerlukan tindak lanjut tenaga kesehatan. Pencatatan dan pelaporan secara rutin, termasuk pemanfaatan sistem informasi kesehatan seperti Aplikasi Sehat Indonesiaku (ASIK) sesuai kebutuhan program, juga menjadi bagian penting dalam mendukung tersedianya data kesehatan yang akurat dan berkesinambungan.
Keterlibatan Tim FKD dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat dukungan dan koordinasi di tingkat desa dalam pelaksanaan program kesehatan, termasuk mendorong partisipasi masyarakat dan membantu mengidentifikasi permasalahan kesehatan di lingkungan setempat.
Melalui pendampingan ini, diharapkan kader Posyandu bidang kesehatan dan Tim FKD Desa Kalirancang semakin memahami peran serta tanggung jawabnya dalam mendukung pelaksanaan ILP. Dengan kolaborasi antara Puskesmas, Pustu, kader Posyandu, Tim FKD, dan masyarakat, pelayanan kesehatan diharapkan semakin mudah diakses, terintegrasi, dan berkesinambungan demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan mandiri.
