Kunjungan Rumah Lansia dengan Riwayat Penyakit Tidak Menular di Desa Krakal
Kunjungan Rumah Lansia dengan Riwayat Penyakit Tidak Menular di Desa Krakal
Alian -- Puskesmas Alian melaksanakan kegiatan kunjungan rumah bagi lanjut usia (lansia) dengan riwayat penyakit tidak menular (PTM) di Desa Krakal pada Kamis, 22 Oktober 2026. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Erna Hidayati, A.Md.Keb., selaku Penanggung Jawab Program Lansia Puskesmas Alian, sebagai salah satu upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada lansia dan memastikan pemantauan kondisi kesehatan secara berkelanjutan.
Kunjungan rumah ini bertujuan untuk memantau kondisi kesehatan lansia dengan riwayat PTM, seperti hipertensi dan diabetes melitus, sekaligus meningkatkan kepatuhan dalam menjalani pengobatan serta menerapkan pola hidup sehat. Melalui kunjungan langsung ke rumah, petugas dapat mengetahui kondisi kesehatan dan kebutuhan lansia secara lebih dekat, termasuk kendala yang dihadapi dalam mengakses pelayanan kesehatan.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini diarahkan pada pemantauan kesehatan sesuai kebutuhan, edukasi mengenai pengendalian faktor risiko penyakit, serta penguatan pemahaman lansia dan keluarga tentang pentingnya minum obat sesuai anjuran tenaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Lansia juga didorong untuk menerapkan pola makan seimbang, melakukan aktivitas fisik sesuai kemampuan, serta menjaga perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Dukungan keluarga menjadi bagian penting dalam pengelolaan penyakit kronis pada lansia. Oleh karena itu, keluarga diharapkan turut berperan dalam mengingatkan jadwal minum obat, mendampingi lansia mengakses pelayanan kesehatan, serta mengenali perubahan kondisi kesehatan yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Melalui kegiatan kunjungan rumah ini, Puskesmas Alian berupaya memperkuat pelayanan promotif dan preventif serta pemantauan kesehatan lansia di wilayah kerjanya. Diharapkan, lansia dengan riwayat PTM memperoleh pendampingan yang berkesinambungan sehingga faktor risiko penyakit dapat dikendalikan dan kualitas hidup lansia tetap terjaga.
